MOTOR HONDA SUPRA X 125

 



 

 

Spesifikasi Mesin & Performa

  • Tipe mesin: 4-Langkah, SOHC, silinder tunggal.

  • Kapasitas mesin: 124,89 cc.

  • Sistem suplai bahan bakar: Injeksi PGM-FI (Programmed Fuel Injection).

  • Diameter × Langkah: 52,4 × 57,9 mm.

  • Rasio kompresi: 9,3 : 1.

  • Daya maksimum: 7,40 kW (~10,1 PS) pada 8.000 rpm.

  • Torsi maksimum: 9,30 Nm (~0,95 kgf·m) pada 4.000 rpm.

  • Tipe transmisi: 4-speed, pola N-1-2-3-4-N (rotary).


Dimensi & Berat

  • Panjang × Lebar × Tinggi: 1.918 × 709 × 1.101 mm.

  • Jarak sumbu roda: ~ 1.235 mm.

  • Jarak terendah ke tanah (ground clearance): 136,5 mm.

  • Berat kosong (curb weight): ~ 106 kg untuk varian pelek cast wheel (CW); ~ 103 kg untuk varian jari-jari (SW).


Rangka, Kaki-Kaki & Rem

  • Tipe rangka: Tulang punggung.

  • Suspensi depan: Teleskopik.

  • Suspensi belakang: Lengan ayun dengan suspensi ganda.

  • Ukuran ban:

    • Depan: 70/90 – 17 M/C 38P.

    • Belakang: 80/90 – 17 M/C 44P.

  • Rem depan: Cakram hidrolik dengan piston tunggal.

  • Rem belakang: Tipe tergantung varian — untuk varian CW sering menggunakan cakram, untuk varian SW bisa tromol.


Kapasitas & Kelistrikan

  • Kapasitas tangki bahan bakar: ~ 4,0 liter.

  • Tipe baterai/aki: 12 V – 3,0 Ah.

  • Sistem pengapian: Full transistorized.


Fitur Unggulan & Catatan

  • Motor ini cukup dikenal sebagai “bebek 125 cc” yang relatif tangguh dan irit untuk penggunaan harian.

  • Varian model–model terbaru sudah memakai sistem injeksi PGM-FI, yang lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar dibanding model karburator sebelumnya.

  • Ban ukuran 17" di depan & belakang memberi kestabilan lebih baik dibanding “bebek 110” biasa yang belakangnya sering 14”/16”.

  • Karena kapasitas tangki hanya 4 liter, ini bisa jadi sedikit kekurangan untuk penggunaan jarak jauh tanpa sering isi ulang.

  • Varian SW (Spoke Wheel) biasanya sedikit lebih ringan dibanding varian CW (Cast Wheel).

  • Karena produksi sudah beberapa tahun, jika melihat unit bekas perhatikan kondisi rangka dan kaki-kaki serta ketersediaan suku cadang.