MOTOR YAMAHA XSR 155

 



Penjelasan Yamaha XSR 155

1. Sekilas / Pengenalan

  • Yamaha XSR 155 adalah motor bergaya neo-retro / heritage dari Yamaha, menggabungkan nilai klasik dengan mesin modern.

  • Di Indonesia, model ini tersedia dan dijual dengan harga sekitar Rp 39,795,000 menurut dealer Yamaha Bandung.

  • Karakter motor: “sport heritage” — bukan motor balap penuh, tapi tetap punya mesin dan performa yang cukup sporty namun dengan gaya klasik yang elegan.


2. Mesin & Performa

  • Mesin: 155 cc, satu silinder, liquid-cooled, SOHC, 4 katup, dengan teknologi VVA (Variable Valve Actuation).

  • Tenaga maksimum: ~14,2 kW (≈ 19 PS) pada 10.000 rpm.

  • Torsi maksimum: ~14,7 Nm pada 8.500 rpm.

  • Kopling: Assist & Slipper Clutch, yang membuat perpindahan gigi lebih halus dan stabil saat engine-brake.

  • Transmisi: manual, 6-percepatan.


3. Rangka, Dimensi & Berat

  • Rangka: Deltabox, sama seperti banyak motor sport Yamaha → memberikan stabilitas dan struktur yang kokoh.

  • Suspensi:

    • Depan: Telescopic fork inverted (Upside-Down).

    • Belakang: Monoshock link.

  • Rem: cakram (disc) di depan dan belakang.

  • Ukuran ban:

    • Depan: 110/70-17

    • Belakang: 140/70-17

  • Dimensi: panjang 2.007 mm, lebar 804 mm, tinggi 1.080 mm.

  • Jarak sumbu roda: 1.330 mm.

  • Tinggi jok: 810 mm.

  • Berat isi: ~134 kg.

  • Kapasitas tangki bensin: 10,4 liter.

  • Ground clearance: menurut spesifikasi resmi ~170 mm.


4. Fitur & Teknologi

  • Lampu LED untuk headlamp & lampu belakang → gaya retro-modern dengan efisiensi energi.

  • Speedometer full digital (LCD) yang menyajikan informasi seperti gear (transmisi), indikator, dan lainnya.

  • Mesin injeksi (fuel injection) → membuat pembakaran lebih efisien dan respons mesin lebih stabil.

  • Sistem pengapian transistor (TCI) untuk performa dan efisiensi.

  • Assist & Slipper Clutch → untuk kenyamanan berkendara saat gigi diturunkan dan agar roda belakang tidak selip.


5. Keunggulan & Kekurangan

Keunggulan:

  • Desain klasik / heritage sangat menarik bagi penggemar gaya retro tetapi tetap menginginkan performa modern.

  • Mesin 155cc dengan VVA → tenaga dan torsi terasa baik di berbagai putaran mesin.

  • Bobot cukup ringan → manuver di kota relatif mudah.

  • Tangki bensin 10,4 liter cukup untuk penggunaan harian + touring ringan.

  • Fitur modern seperti injeksi dan clutch asisten meningkatkan kenyamanan dan efisiensi.

Kekurangan:

  • Kapasitas tangki tidak besar jika dipakai untuk perjalanan jauh ekstrem.

  • Karena mesin “sport-retro”, tenaga puncak mungkin tidak seagresif motor sport full fairing 250cc.

  • Jok dan posisi berkendara retro bisa kurang nyaman untuk boncengan panjang tergantung tinggi / preferensi.

  • Perawatan mesin modern + VVA bisa sedikit lebih kompleks dibanding mesin konvensional sederhana.


6. Penggunaan Ideal

Motor ini cocok untuk:

  • Pengendara yang menyukai kombinasi gaya klasik / retro dan performa mesin modern.

  • Komuter harian di kota karena manuver mudah dan konsumsi cukup efisien.

  • Pengguna yang sesekali touring ringan, namun tetap menghargai tampilan klasik.

  • Mereka yang ingin motor “keren tapi praktis” — tidak terlalu agresif seperti motor sport penuh, tapi juga lebih “berkarakter” daripada skutik.