MOTOR KAWASAKI HYPER SPORT H2
Profil dan Spesifikasi Ninja H2 (Versi Jalan / Legal)
Berikut detail dari Kawasaki Ninja H2 (hypersport jalan legal):
-
Mesin & Performa
-
Mesin: 998 cc, 4 silinder segaris (in-line four), DOHC, pendingin cair.
-
Supercharger: Mesin H2 dilengkapi supercharger, yang membuat tenaga sangat besar.
-
Tenaga Maksimum: ~239,6 hp (atau ~239,6 PS) @ 11.500 rpm (dengan Ram Air) menurut spesifikasi resmi.
-
Torsi Maksimum: ~141,7 Nm @ ~11.000 rpm.
-
Rasio kompresi: 8.5 : 1.
-
Transmisi: 6 percepatan (return) dengan dog-ring.
-
-
Rangka, Suspensi & Rem
-
Rangka: tipe trellis (baja berkekuatan tinggi) dengan swingarm mounting.
-
Suspensi depan: garpu terbalik (inverted fork) 43 mm.
-
Suspensi belakang: shock Uni-Trak (gas-charged), dengan piggyback reservoir (versi H2).
-
Rem depan: dual cakram Brembo semi-floating, ukuran ~330 mm, kaliper Brembo Stylema.
-
Rem belakang: cakram tunggal ~250 mm.
-
Ban: depan 120/70 ZR17, belakang 200/55 ZR17.
-
-
Dimensi & Berat
-
Panjang × Lebar × Tinggi: ~2.085 mm × 770 mm × ~1.125 mm.
-
Jarak sumbu roda: ~1.455 mm.
-
Ground clearance: ~130 mm.
-
Tinggi jok: sekitar 825 mm menurut dealer.
-
Berat: ~238 kg (full / ready riding) menurut spesifikasi Kawasaki.
-
Kapasitas tangki bahan bakar: ~17 liter.
-
-
Fitur Elektronik & Teknologi
Ninja H2 sangat kaya fitur elektronik, di antaranya:-
KTRC (Kawasaki Traction Control) untuk kontrol traksi.
-
KLCM (Kawasaki Launch Control Mode): fitur peluncuran (launch) agar start lebih agresif dan aman.
-
KQS (Kawasaki Quick Shifter): pindah gigi lebih cepat tanpa atau dengan kopling (tergantung model), naik dan turun.
-
KIBS (Kawasaki Intelligent Braking System): sistem ABS canggih.
-
KEBC (Kawasaki Engine Brake Control): untuk mengatur pengereman mesin.
-
IMU-Enhanced Chassis Orientation Awareness: sistem sensor inersia (IMU) untuk mendeteksi orientasi sasis, sangat berguna di manuver / tikungan.
-
Eco Indicator: indikator berkendara ekonomis.
-
Steering Damper Öhlins Elektronik: beberapa versi H2 punya peredam setir (steering damper) elektronik.
-
Konektivitas Smartphone (bergantung model): untuk beberapa versi bisa terhubung ke aplikasi, melihat data perjalanan.
-
-
Harga & Posisi di Pasar (di Indonesia / Umum)
-
Di Indonesia, harga Ninja H2 pernah dilaporkan sekitar Rp ~860 juta (OTR), untuk versi jalan.
-
Karena performanya sangat tinggi dan mesin supercharged, H2 termasuk flagship / “puncak” lini Ninja dalam hal power jalan raya.
-
Varian Lain: Ninja H2R & H2 Carbon
-
Ninja H2R: versi “track-only” (hanya untuk sirkuit), sangat ekstrem. Mesin 998 cc, supercharged, dengan tenaga sangat besar.
-
Spesifikasi menurut ZigWheels: tenaga bisa mencapai 305,7 hp (pada versi H2R tertentu) dan torsi sangat tinggi.
-
Rangka dan dimensi: ground clearance, berat, ukuran sesuai versi performa maksimal.
-
-
Ninja H2 Carbon: varian H2 dengan beberapa bagian karbon untuk bobot dan tampilan, mesinnya tetap supercharged.
-
Mesin masih 998 cc.
-
Tenaga puncak versi Carbon: sedikit berbeda tergantung varian.
-
Varian ini kadang dihentikan (tergantung pasar) menurut laporan.
-
Karakter & Kelebihan Ninja Hyper Sport (H2-Series)
-
Akselerasi & Tenaga Ekstrem: Karena supercharger, torsi dan tenaga sangat besar — cocok bagi yang mencari “performa gila” di jalan raya.
-
Teknologi Tinggi: Fitur elektronik lengkap membuat H2 tidak hanya cepat tetapi juga aman ketika digunakan dengan kemampuan tinggi.
-
Desain Agresif & Aerodinamis: Body fairing dan rangkanya dirancang untuk performa tinggi.
-
Eksklusivitas: Karena harganya tinggi dan teknologi supercharged, H2 adalah motor eksklusif.
-
Pengalaman Berkendara “Balapan” di Jalan: Walaupun legal untuk jalan, rasanya dekat dengan motor track, terutama di akselerasi dan handling.
Kekurangan atau Tantangan
-
Harga Sangat Tinggi: Biaya beli dan perawatan bisa sangat mahal dibanding motor biasa.
-
Konsumsi Bahan Bakar: Karena tenaga besar, konsumsi bisa cukup boros jika dipakai agresif.
-
Posisi Berkendara: Mungkin cukup sporty / agresif, tidak ideal untuk penggunaan santai harian.
-
Memerlukan Skill: Untuk memanfaatkan tenaga supercharger dan kontrol elektronik dengan aman, pengendara butuh pengalaman dan kehati-hatian.
-
Asuransi & Pajak: Karena kelas “moge” eksklusif, biaya asuransi dan pajak bisa tinggi.

