MOTOR LISTRIK YAMAHA NEO'S
🔍 Penjelasan Yamaha NEO’S
1. Sekilas / Pengenalan
-
Yamaha NEO’S adalah skuter listrik kompak dari Yamaha, dirancang untuk mobilitas perkotaan.
-
Di Indonesia, Yamaha sempat memperkenalkan Neo’s di IIMS sebagai studi motor listrik.
-
Bobot total (termasuk baterai) cukup ringan yaitu 98 kg.
-
Dimensi Neo’s ringkas: panjang ~1.875 mm, lebar ~695 mm, tinggi ~1.120 mm.
-
Tersedia dua mode berkendara: STD (normal) dan ECO (hemat energi).
2. Mesin / Motor & Baterai
-
Menggunakan motor listrik generasi 2: YIPU 2 (Yamaha Integrated Power Unit).
-
Tenaga maksimum motor: sekitar 2,3 kW (menurut detikOto).
-
Torsi maksimum: sangat besar untuk skuter listrik, yaitu 138,3 Nm menurut informasi Yamaha.
-
Baterai: Lithium-ion 51,1 V – 23,2 Ah (tipe BFM1) → bisa dilepas untuk diisi ulang (removable).
-
Jarak tempuh: disebut bisa mencapai 72 km dengan satu baterai (dalam kondisi tertentu).
-
Waktu pengisian baterai: sekitar 8 jam untuk baterai penuh.
3. Rangka, Suspensi & Ban
-
Rangka: memakai kerangka underbone khusus untuk EV → ringan dan efisien.
-
Suspensi depan: teleskopik.
-
Suspensi belakang: tunggal (monoshock) agar nyaman untuk perkotaan.
-
Ban:
-
Depan: 110/70-13
-
Belakang: 130/70-13
-
-
Rem: sistem rem hidrolik dengan rem cakram di depan, dan drum di belakang (menurut laporan fitur).
4. Fitur & Teknologi
-
Panel Instrumen Digital: menampilkan informasi kecepatan, mode berkendara, sisa baterai, dan lainnya.
-
Smart Key (Keyless): menggunakan sistem kunci pintar tanpa kunci konvensional.
-
Y-Connect: bisa terhubung ke smartphone, jadi pengendara bisa pantau data motor lewat aplikasi.
-
Soket Charger 12W: ada outlet untuk isi daya gadget seperti HP saat berkendara.
-
Dua Mode Berkendara: STD (normal) dan ECO (hemat baterai) seperti sudah disebut → membantu efisiensi penggunaan.
5. Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan:
-
Emisi nol: karena motor listrik → sangat ramah lingkungan.
-
Desain kompak dan modern: sangat cocok untuk mobilitas kota.
-
Baterai removable: memudahkan pengisian di rumah / kantor.
-
Torsi tinggi di RPM rendah: akselerasi halus dan respons cepat.
-
Biaya operasional rendah: tanpa bensin, hanya listrik + perawatan motor listrik yang lebih sederhana.
Kekurangan:
-
Jarak tempuh terbatas: 72 km mungkin kurang untuk perjalanan jauh atau touring.
-
Waktu pengisian lama: 8 jam bisa jadi kendala bila harus sering digunakan.
-
Tinggi biaya awal: motor listrik biasanya lebih mahal dibanding skutik bensin sekelas.
-
Kapasitas baterai: meskipun removable, penggunaan jangka panjang butuh perawatan baterai.
-
Bobot: meski ringan untuk EV (98 kg), lebih berat dibanding skutik listrik mini tertentu, terutama saat baterai penuh.




