MOTOR LISTRIK YAMAHA E01
Penjelasan Yamaha E01
1. Sekilas / Pengenalan
-
Yamaha E01 adalah skuter listrik (EV) komuter yang dirancang untuk mobilitas perkotaan.
-
E01 pertama kali diperkenalkan secara publik di Indonesia (IIMS) oleh Yamaha Indonesia.
-
Desainnya futuristis dengan garis bodi modern dan lampu LED.
2. Mesin / Motor & Baterai
-
Menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 8,1 kW di mode Power dan Standard.
-
Torsi puncak: 30,2 Nm di Power Mode.
-
Baterai: Lithium-ion fixed (tidak bisa dilepas) dengan kapasitas 4,9 kWh.
-
Jarak tempuh klaim: hingga 104 km dalam kondisi pengisian penuh.
3. Charging / Pengisian Daya
-
Ada tiga jenis pengisian:
-
Fast charging: dari 0% ke ~90% dalam ~1 jam.
-
Normal charging: 200–240 V, butuh ±5 jam untuk penuh.
-
Portable charging: bisa bawa charger, tapi butuh waktu lebih lama (~14 jam) untuk isi penuh.
-
4. Performa & Mode Berkendara
-
Tersedia 3 mode berkendara: Power, Standard (STD), dan Eco.
-
Kecepatan maksimum: diklaim bisa sampai 100 km/jam oleh Yamaha.
-
Sistem pengereman regeneratif (“regenerative brake”) membuat deselerasi lebih halus, mirip efek engine-brake.
5. Rangka, Suspensi & Dimensi
-
Rangka: Double cradle frame, memberi kestabilan dan kekuatan struktural.
-
Suspensi: monoshock di belakang, dan fork teleskopik di depan.
-
Rem: ABS dual-channel (depan dan belakang) untuk keamanan lebih.
-
Dimensi: panjang ~1.960 mm, lebar ~810 mm, tinggi ~1.190 mm.
-
Bobot: sekitar 158 kg menurut uji pasar / homologasi.
6. Fitur & Teknologi Tambahan
-
Y-Connect: E01 bisa terhubung ke smartphone via SIM card bawaan. Melalui aplikasi, pengendara bisa pantau data seperti status baterai, histori perjalanan, lokasi parkir, dsb.
-
Reverse Mode: ada mode mundur (skuter bisa jalan mundur pelan) — sangat membantu untuk parkir.
-
Traction Control System (TCS): untuk meningkatkan stabilitas dan kontrol ketika akselerasi.
-
Smart Key / Keyless: agar lebih mudah mengakses kendaraan tanpa kunci konvensional.
-
Panel instrumen digital: menampilkan informasi kecepatan, sisa baterai, mode berkendara, dsb.
7. Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan:
-
Nol emisi → ramah lingkungan.
-
Torsi besar dari awal → akselerasi responsif.
-
Fitur modern lengkap: ABS, reverse, Y-Connect.
-
3 mode berkendara → fleksibel untuk berbagai kebutuhan (harian, hemat, performa).
-
Pengisian cepat (fast charging) dan pilihan portable charger.
Kekurangan:
-
Baterai fixed → tidak bisa dilepas seperti beberapa EV lain.
-
Masa pengisian normal / portable sangat lama (14 jam untuk portable).
-
Jarak tempuh meskipun cukup untuk komuter, mungkin terasa kurang untuk jarak jauh sering.
-
Bobot cukup tinggi → mungkin berdampak pada manuver dan efisiensi energi.





